Minggu, 18 Mei 2014

Tujuh Belenggu (Rahasia sukses membangun kecerdasan Emosi dan spiritual ) The ESQ 165


belenggu
Ada kalanya suara hati terbelenggu dan menjadi buta untuk melihat nilai-nilai universal itu, belenggu yang tanpa kita sadari bisa membuat manusia menjadi buta dan bisa membuat manusia terjerumus kedalam kejahataan, kekerasaan, dan kecurangan.  Belenggu-belenggu tersebut adalah
1. Prasangka Negatif
2. Prinsip Hidup
3. Pengalaman
4.Kepentingan
5. Sudut Pandang
6.Pembanding
7. Fanatisme

BELENGGU  1 : PRASANGKA NEGATIF
   Pada suatu pagi, dalam sebuah rapat antar departemen, hasil evaluasi rutin bulanan sedang dibicarakan, seseorang tiba-tiba menguap di tengah rapat yang sedang berlangsung serius.  Peserta lain spontan menoleh kearahnya , dan atasan pun tak hayal menegurnya" saya kecewa sekali kepada anda, tampaknya anda tidak peduli dengan rapat serius ini!!"
    Karywan itu langsung tertunduk, dengan wajah pucat , ia berkata lirih , "Maaf, saya ingin sampaikan bahwa seharusnya saya tidak bisa ikut rapat ini, tetapi mengingat rapat ini sangat penting, saya mencoba hadir." matanya berkaca-kaca, "tadi malam , anak saya mengalami kecelakaan , dan saat ini lagi dirawat di ICU, dalam keadaan tidak sadar.  Jadi tadi malam saya tidak bisa tidur."
    Semua Peserta rapat langsung terperangah, mereka terjerumus pada prasangka dan belenggu pikiran yang menganggap  bahwa: Jika ada orang yang menguap di tengah rapat penting, maka orang tersebut tidak antusias. " sebuah Prasangka Negatif telah terjadi. ( Hindari berprasangka buruk, upayakan berprasangka baik kepada orang lain)

"Kebanyakan mereka hanya mengikuti dugaan semata, sungguh dugaan tiada berguna sedikit pun melawan kebenaran, Sungguh Allah mengetahui segala yang mereka lakukan" (QS. Yunus 10:36)

BELENGGU 2: PRINSIP-PRINSIP HIDUP 
     Dalam beberapa dekade ini, kita menyaksikan bagaimana prinsip hidup menghasilkan tindakan beragam, menciptakan berbagai pemikiran dan tujuan  masing-masing. Contoh : Di Jepang, ada budaya harakiri, tak kala seseorang merasa bersalah, ia akan menusukan samurai ke dadanya, di Amerika di san Fransisco adalah tempat favorit bunuh diri bagi mereka yang mengagungkan kapitalisme, setelah mereka mengalami pailit maka seperti dunia runtuh, tidak ada lagi yang bisa diharapkan kembali di dunia ini. Di Jerman era Hitler mereka berprinsip "ras Aria adalah ras tertinggi". di Israel mereka berkeyakinan bahwa merekalah bangsa pilihan Tuhan. Dan masih banyak contoh lain-lainnya.
    Prinsip-prinsip yang tidak sesuai dengan hati nurani akan mengakibatkan kesengsaraan, kegagalan  bahkan kehancuran. Berprinsiplah hanya dengan yang abadi Yaitu kepada Allah SWT, niscaya akan mampu menuju kebahagiaan dan keaman yang hakiki

BELENGGU 3: PENGALAMAN
     Santi adalah seorang gadis cantik asal solo, saat kuliah ia bertunangan dengan Rudi, suatu hari Santi mengetahui tunanganya berhubungan dengan wanita lain, dan akhirnya santi pun memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan Rudi.  Dua tahun kemudian, Santi berkenalan dengan Agus, hubungannya pun semakin akrab, hingga Santi berkesimpulan bahwa Agus-lah calon suaminya  kelak.. Pengalaman berulang . Agus  menikah dengan wanita lain.  Santi kini berusia 50 tahun dan berstatus single, Santi tak mau lagi berkenalan dengan pria manapun karena ia berkeyakinan, semua pria sama seperti  rudi dan Agus.
    Pengalaman hidup dan kejadian-kejadian yang dialami seseorang berperan dalam menciptakan pemikiran atau paradigma dalam dirinya, seringkali paradigma tersebut di jadikan "kaca-mata' dan tolak ukur bagi dirinya, sehingga hal ini dapat membatasi cakrawala berpikir  seseorang karena ia hanya menilai segalanya dari'frame" berpikirnya sendiri bukan melihat sesuatu secara riil dan Obyektif. ( bebaskan diri anda dari pengalaman-pengalaman yang membelenggu pikiran, ambil hikmah dari setiap peristiwa).

BELENGGU 4: KEPENTINGAN
     Sabtu, 12 Agustus 2012, sebuah musibah terjadi. Kapal selam nuklir Rusia, Kursk, kandas  didasar laut barents pada kedalaman 11 9meter, kapal selam sepanjang 154 meter, dan berbobot 13.900 ton  dan mengangkut awak sebanyak 118 orang ini tenggelam tak berdaya di dasar laut.
    Menyikapi tenggalmnya kapal selam nuklir ini pihak Rusia yang diwakili oleh presidennya putin, tak ada perasaan menyesal dan tak segera meminta pertolongan bantuan internasional, baru setelah 5 hari, Putin angkat bicara dan meminta bantuan internasional, peristiwa tengelamnya  kapal nuklir rusia ini tak ubahnya seperti kejadian yang menimpa Lousianna dan Missisipi USA pada tanggal 29 Agustus 2005, bahwa badai katrina mengamuk didaerah new orleans, pada saat kejadian Mr. bush sedang berlibur di tempat peristirahataan, Ia dinilai tak cepat tanggap ketika terjadi bencana , padahal menurut banyak kalangan sesungguhnya ia mampu mempercepat keputusan strategisnya dengan tidak memperlama liburannya serta cepat memperintahkan walikota setempat untuk mengevakuasi  daerah- daerah yang akan di lalui badai katrina akan tetapi hal ini  terganjal dengan kurangnya dana penangulan bencana  tersebut, akibat dipakai untuk membiayai operasi  perang  di Irak .
     Demikianlah, sebuah prinsip akan melahirkan kepentingan, dan kepentingan akan menentukan prioritas tindakan.  Putin mengedepankan kepentingan politik, lebih mementingkan kepentingan rahasia  nuklirnaya dibandingkan nyawa 118 orang, begit pun Mr Bush penduduk new Orleans harus menerima lambataan pemulihaan bencana dari pemerintah akibat beranya biaya yang harus di tangung untuk perang irak
    Seringkali suara hati kita turut memberi informasi penting dalam menentukan prioritas, akan tetapi sering pula suara hati diabaikan oleh nafsu sesaat atau kepentingan tertentu. Maka jelaslah bisikan hati sesunguhnya senantiasa memberi informasi, dan menjadi pengendali langkah serta penentu prioritas dalam kehidupan sehari-hari.
    (Dengarlah suara hati, peganglah prinsip "karena Allah"  sebelum menetukan kepentingan dan prioritas)

BELENGGU 5: SUDUT PANDANG
     kisah "Doni membeli becak" Suatu ketika Doni bertugas di luar kota jakarta, ia memiliki seorang anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar , dan membutuhkan sarana transportasi yang aman dan murah. Tiba-tiba muncul sebuah ide, agar soal transportasi bisa terselesaikan dan keamanan anaknya tetap terjamin.  Doni pun membeli sebuah becak kemudian dipanggilnya seorang bapak yang tidak memiliki pekerjaan  dan di tugasilah ia mengantar anaknya ke- sekolah setiap hari. Setelah bertugas bapak itu boleh mencari tambahan penghasilan lain dengan cara mencari penumpang. Perjanjian dibuat dan disepakati, termasuk satu tahun becak tersebut  akan menjadi milik si Bapak sebaliknya, si bapak berkewajiban menjaga keselamatan sang anak .
    Cerita diatas adalah salah satu contoh kecerdasan berpikir yang berpegang pada prinsip menggunakan radar hati;
" Doni berprinsip pada keamanan sang anak, tetapi ia juga menimbang prinsip memberi(kepada si bapak) berprinsip pada kepercayaan ( berprinsip sosial, dari bapak ke Doni);;berprinsip mencipta(memberi lapangan pekerjaan ke sibapak);berprinsip membimbing;berprinsip menolong; berprinsip menghitung (masa kerja satu tahun sebelum memberikan becak kepada si bapak).
    Lihatlah semua sudut pandang secara bijaksana berdasarkan semua suara hati yang bersumber dari Asmaul Husna
" Hai orang-orang yang beriman, tatatilah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, dan orang orang yang berkuasa kepada kamu, dan apabila kamu berselisih tentang sesuatu  dikalanganmu sendiri, hendaklah kamu mengembalikannya kepada Allah dan rasul, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian, itu lebih baik dan penyelesainnya yang paling indah" (Q.S An Nisaa 4:59)

6.  BELENGGU 6 : PEMBANDING
          Sringkali dalam suatu acara rapat, terjadi argumentasi yang kerasa dan alot, masing-masing ngotot mempertahankan pendapatnya. Kelompok yang satu berkata "A" dan kelompok yang ke dua berkata "B", setelah sekian lama rapat berjalan, belum ada kata sepakat.
    contoh perdebataan diatas menggambarkan bahwa kita sering beradua rgumen mempertahankan argumen dengan membandingkan argumen yang satu dengan yang lain berdasarkan pengalaman dan konsep kita yang ciptakan sendiri, tanpa kita menyadari pihak lain juga melakukan hal yang sama berdasarkan cara pikir mereka sendiri, itulah yang menyebabkan perdebataan alot sering terjadi.

    "Jernikanlah pikiran anda terlebih dahulu sebelum menilai segala sesuatu , janganlah melihat sesuatu karena rekaan di pikiran anda, tetapi lihatlah sesuatu karena apa adanya"
"Taatilah Allah dan Rasul_Nya jangan bertengkar supaya jangan kamu gentar, dan kekuatan dan kekuatanmu genta. Bersabarlah sungguh Allah beserta orang orang yang sabar" (Q.S Al Anfaal 8:46)

BELENGGU 7:FANATISME 
     Fanatisme adalah sebuah keadaan dimana seseorang atau kelompok menganut sebuah pemikiran dengan membabi buta, sehingga mengangap diri paling benar dan yang lain salah, atau lebih rendah dari dirinya.
    Fanatisme ini potensial menimbulkan konflik dan jika diamati banyak terjadi konflik besar dalam sejarah dunia yang berawal dari sikap fanatisme.  Sesunguhnya sifat fanatisme timbul /lahir dari  berbagai saluran informasi di sekitar kita buku, media massa. Pemikiraan dalam buku-buku di atas jika tidak di imbangi dengan suara hati kasih sayang (Ar-Rahman, Ar-rahim) bisa memicu fanatisme yang berujung kebencian atau penghancuran terhadap kelomppk manusia lain.
    Usaha pencarian manusia akan kebenaran pemikiran akan selalu berujung kepada kebenaran spiritual, sehingga yang di temukan hanyalah yang Maha pencipta, tuhan semesta Alam)
     Janganlah terbelenggu oleh fanatisme, berpikirlah dengan suara hati yang jernih, jadilah orang berhati'zero"
"Dan sungguh(setan-setan itu) menghalangi mereka dari jalan yang benar sedang mereka mengira baha mereka memperoleh kebenaraan( Q.S Az-zukhruf 43;37)


literatur :
 ESQ  Bapak Ary Ginanjar Agustian. Terimakasih atas bimbingan pada saat mengikuti training  The ESQ way 165, hati ini rindu dan ingin kembali kesana, mencharge hati ini. salam
   

     








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar